March 1, 2021

Ada suara di gerakan tanah bumi , Mengapa itu?

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merekam fenomena alam yang meresahkan warga Kampung Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Warga mendengar suara dentuman disertai gemuruh sekitar pukul 19.00 WIB pada Sabtu (30/1) malam.

Read More: Handle Corona di Jakarta, Inilah Tudingan Ali dan kerja Anies

“Hasil monitoring BMKG terhadap beberapa sensor seismik di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menunjukkan adanya anomali gelombang seismik saat warga melaporkan suara gemuruh yang disertai bunyi dentuman,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangannya, Minggu (31/1). Berita politik

Berdasarkan analisis BMKG, sambung Daryono, sangat jelas adanya rekaman seismik yang terjadi pada pukul 19.00.36 WIB hingga 19.00.43 WIB. Bahkan, lama durasi rekaman seismik berlangsung cukup singkat, hanya selama 7 detik.

Menurut Daryono, anomali seismik ini tampak sebagai gelombang frekuensi rendah (low frekuensi). Sepintas bentuk gelombangnya (waveform) seismiknya mirip rekaman longsoran atau gerakan tanah. Berita hari ini

“Fenomena alam gerakan tanah memang lazim menimbulkan suara gemuruh bahkan dentuman yang dapat didengar warga di sekitarnya,” beber Daryono.

Menurut laporan warga, lanjut Daryono, getaran itu muncul setelah hujan deras mengguyur. Dia menduga, terjadi adalah adanya proses gerakan tanah yang cukup kuat, hingga terekam di sensor gempa milik BMKG. Berita Terkini

Daryono tak memungkiri, untuk verifikasi, pihak BMKG akan melakukan survei lapangan pada wilayah dimana terdengar suara gemuruh, untuk mencari apakah ada rekahan di permukaan akibat gerakan tanah tersebut.

“Jika tidak ditemukan, maka besar kemungkinan proses gerakan tanah terjadi di bawah permukaan tanah,” pungkasnya. Vitamin dan Suplemen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *