February 18, 2020

Allan Wangsa telah meninggalkan dunia akibat terkena Kanker Ginjal Stadium 4

Presenter Allan Wangsa meninggal pada hari Selasa, 4 Februari 2020. Allan meninggal pada usia yang sangat muda, yaitu, 31 tahun. Penyebab kematiannya adalah kanker ginjal. Gaya hidup sehat

Kanker ginjal menjadi penyebab kematian Allan Wangsa
Orang yang pertama kali melaporkan kematian Allan adalah Fahmi Aditian, kolega Allan dan mantan manajer Olga Syahputra. Kemarin, Fahmi menerima berita sedih ini di akun media sosial pribadinya Insta Story.

Pria yang memenangkan acara Big Brother Indonesia diketahui meninggal karena suatu penyakit. Fahmi juga membenarkan bahwa Allan meninggal karena kanker ginjal stadium 4. Allan meninggal di RSCM pada pukul 21:30 WIB. Hanya Allan yang tidak dirawat di rumah sakit, tetapi ia dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya semakin menurun.

“Pergi ke RSCM karena kondisinya terus berkurang. Sayangnya, ketika sampai di sana, dia meninggal,” kata Fahmi.

Selain dikenal sebagai tuan rumah dan pemenang acara Big Brother Indonesia, Allan juga dikenal sebagai Youtuber. Allan juga seorang aktor ketika ia membintangi film Tuyul.

Gejala kanker ginjal

Para ahli kesehatan menyebut kanker ginjal sebagai salah satu kanker yang dapat menyebar dengan sangat cepat. Jika tidak pernah didiagnosis atau diobati, dampaknya bisa fatal atau menyebabkan kematian. Masalahnya adalah kanker ini tidak menunjukkan tanda-tanda yang jelas sebelum mencapai stadium lanjut.

Berikut beberapa gejala kanker ginjal yang harus kita perhatikan.

  • Ubah warna urin

Gejala pertama yang paling dirasakan karena kanker ginjal adalah air seni yang berubah warna. Biasanya, urin berwarna terang, tetapi pada pasien kanker ginjal, warnanya cenderung merah atau coklat karena dicampur dengan darah.

  • Memiliki sakit punggung

Masalah ginjal biasanya menyebabkan gejala sakit punggung. Ini juga terjadi pada penderita kanker ginjal. Ini biasanya karena ukuran tumor yang sudah cukup besar untuk menekan jaringan di sekitarnya. Ini dapat diverifikasi dengan resonansi magnetik atau computed tomography.

  • Nafsu makan menurun drastis.

Penurunan berat badan yang drastis adalah gejala khas kanker, termasuk kanker ginjal. Jika ini juga disertai dengan rasa sakit punggung, penurunan nafsu makan yang drastis atau perubahan warna urin, pasien harus segera memeriksa kesehatannya dengan dokter.

  • Demam tinggi

Demam tinggi dapat dipicu oleh kurangnya nutrisi dan asupan cairan karena penurunan nafsu makan yang drastis. Tubuh akan lebih rentan terhadap infeksi yang mempengaruhi reaksi sistem kekebalan tubuh. Inilah yang menyebabkan demam. Selain itu, tubuh juga akan merasa sangat lelah dan lemah, bahkan jika tidak melakukan aktivitas berat.

  • Berbagai gejala lainnya

Gejala lain dari kanker ginjal adalah anemia, keringat malam hari, hipertensi, pembengkakan di kaki, batuk darah dan sesak napas.

  • Penyebab kanker ginjal

Pakar kesehatan mengatakan ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kanker ginjal. Berikut ini adalah penyebabnya.

  • Obesitas atau kelebihan berat badan dapat secara signifikan meningkatkan risiko kanker ginjal.
  • Jika kita memiliki tekanan darah tinggi atau tekanan darah tinggi, risiko terkena kanker ginjal akan meningkat.
  • Risiko kanker ginjal akan meningkat jika kita memiliki riwyat yang akrab dengan masalah kesehatan yang sama.
  • Merokok juga dapat merusak ginjal dan meningkatkan risiko kanker ginjal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *