April 3, 2020

Anies Baswedan Resmi Meliburka Sekolah Selama 2 Pekan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan untuk menutup sekolah selama dua minggu mulai Senin, 16 Maret 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19. Gaya hidup sehat

Gubernur Anies mengatakan sekolah itu ditutup karena penularan virus korona ke anak-anak.

“Pemerintah provinsi DKI telah memutuskan untuk menutup semua sekolah di markas provinsi DKI dan akan melakukan proses belajar mengajar melalui metode jarak,” kata Anies kepada Balaikota, Jakarta Pusat, Sabtu 14 Maret. 2020

Anies mengatakan bahwa proses pembelajaran dapat dilakukan dari jarak jauh melalui proses digital. Dia mengatakan materi pengajaran untuk guru harus selesai pada hari Senin. Metode ini bertujuan untuk mengurangi potensi transmisi.

Tidak hanya itu, pemerintah DKI juga telah menunda ujian nasional yang dimulai pada Senin pekan depan. Penundaan dan penutupan berlanjut sampai pemerintah DKI meninjau keputusan tersebut.

“Penutupan sekolah berlaku selama dua minggu dan kami akan meninjau akhir pekan kedua lagi untuk melihat perkembangannya,” jelas Anies.

Sejauh ini, 69 orang di Indonesia telah terbukti positif untuk mendapatkan mahkota. Semua 4 pasien dinyatakan positif COVID-19 meninggal. Di Jakarta saja, jumlah orang di bawah pengawasan (ODP) mencapai 586 orang dan pasien yang diawasi (PDP) adalah 261 orang. Jumlah ini dihitung dari 1 hingga 12 Maret 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *