July 6, 2020

Ayah Reynhard Sinaga Buka Suara:Hukumannya Sesuai dengan Kejahatannya

Ayah Reynhard Sinaga akhirnya berbicara setelah putranya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena pemerkosaan. Reynhard dinobatkan sebagai pemerkosa terbesar dalam sejarah Inggris setelah dituntut atas 159 tuduhan 48 korban laki-laki. Gaya hidup sehat

Dia dikatakan menunjukkan korbannya di klub malam Manchester dan kemudian membujuk mereka untuk berhenti di apartemennya di Montana House. Menurut laporan BBC, Selasa (7/1/2020), ayah Reynhard Sinaga, Saibun Sinaga, akhirnya membuka mulutnya tentang putusan yang diterima putranya.

“Kami menerima putusan. Putusan itu setuju dengan kejahatan itu. Saya tidak ingin membahas kasus ini lebih dari ini,” katanya. Teman Reynhard, ketika berada di Universitas Indonesia, mengatakan bahwa pria kelahiran Jambi ini dikenal sebagai mahasiswa yang populer dan boros.

“Dia ramah, ramah, bisa berinteraksi, asyik ketika diajak bekerja dalam kelompok,” kata teman yang tidak mau diidentifikasi.
Teman itu mengatakan dia kehilangan kontak dengan pria berusia 36 tahun itu sejak dia melanjutkan studinya di Inggris pada 2007.

Reynhard Sinaga dikatakan telah jatuh cinta dengan Manchester begitu dia tiba, dan mengatakan kepada keluarganya bahwa dia berniat untuk tinggal di sana selamanya. Tetap dekat dengan Gay Village di Manchester, ia dikatakan lebih bebas untuk mengekspresikan orientasi seksualnya. Hal ini tidak dapat dilakukan di Indonesia.

Selama 10 tahun, ia menyebut hidup dengan uang yang diberikan ayahnya, seorang pengusaha yang memiliki beberapa cabang bank swasta. Menurut laporan, Ms. Reynhard hadir di persidangan putranya sebelumnya. Namun, itu tidak terlihat dalam empat agenda persidangan yang telah dilakukan.

Meski begitu, ibu Reynhard telah menulis kesaksian yang dimaksudkan untuk tujuan pertahanan tertua keempat bersaudara. Kedutaan Besar Republik Indonesia di London, Gulffer Afero, mengklaim bahwa Reynhard dikenal sebagai anak yang baik, cerdas, dan rajin beribadah.

Mengaku bersalah, Hakim Suzanne Goddard menyatakan bahwa keluarga pemerkosa terbesar di Inggris tidak tahu “karakter asli”. Gulfan mengaku telah bertemu Reynhard di penjara tiga kali dan mengungkapkan bahwa terdakwa bahagia.

“Dia tahu apa yang dia hadapi dan tidak menunjukkan penyesalan karena dia pikir dia tidak bersalah. Karena itu, dia tidak memiliki beban,” katanya. Beberapa media pemerintah “Ratu Elizabeth” telah memberikan beberapa judul, dari “Peter Pan” hingga “Predator Seks” sejak putusan Reynhard dikeluarkan. Hakim Goddard merekomendasikan agar Reynhard dipenjara setidaknya selama 30 tahun sebelum mempertimbangkan apakah ia dapat mengajukan ulasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *