November 30, 2020

Berlatih di Tengah Pandemi Covid-19 , Inila Cerita Dari Anggota Paskibraka 2020

Pandemi Covid-19 membuat pelatihan anggota Paskibraka 2020 berbeda.
Hal ini terlihat dari sedikitnya afiliasi dalam kegiatan pelatihan yang harus sangat disiplin dalam protokol kesehatan, demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Berita hari ini
SMAN 1 Paskibraka Bireuen, Anggota Aceh Indrian Puspita Rahmadhani mengatakan, suasana pemusatan latihan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Upacara HUT RI di Jakarta, Diselenggarakan dengan Protokol Kesehatan

“Latihannya pasti beda banget dengan tahun lalu. Dulu bangun jam lima terus melakukan peregangan (pemanasan) bersama. Kali ini peregangan sendiri-sendiri tetap jaga jarak dua meter,” kata Indri dalam keterangannya. Kantor Pers dan Informasi Sekretaris Kepresidenan. , Minggu (08/09/2020).

Jumlah anggota Paskibraka tahun ini juga dibatasi delapan orang, dibanding tahun sebelumnya sebanyak 68 orang. Berita politik

Meski demikian, Indri mengaku masih senang dan bangga bisa kembali memiliki kepercayaan diri untuk menjalankan fungsi kenegaraan, meski dalam lingkungan yang sama sekali berbeda.

Baca juga: Orang Diminta Tampil Sempurna Saat Pose Merah Putih di Istana

“Pastinya senang karena terpilih dua kali. Saya kira tidak, bagaimana mungkin Paskibraka Nacional terpilih dua kali. Anda juga harus waspada, karena situasinya seperti itu lagi,” ujarnya. Berita Terkini

Hal senada disampaikan anggota Paskibraka dari SMA Swasta Kartika I-4, Pematang Siantar, Sumatera Utara, Sylvia Kartika Putri.

Menurutnya, pelatihan kali ini berbeda dengan kerumunan yang biasanya hanya delapan orang.

Selain itu, selama pelatihan ia dan rekan-rekan lainnya juga harus disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga: HUT RI ke-75, Pemprov DKI Larang Kegiatan Mengundang Massa

“Latihan dimulai pukul tujuh pagi. Tetap harus pakai masker, pelindung muka, sarung tangan dan jaga jarak, ”ujarnya. Vitamin dan Suplemen

Sylvia juga menyatakan kesediaannya untuk kembali bekerja di Istana Merdeka pada 17 Agustus. Ia akan melakukan yang terbaik untuk memastikan pengibaran dan penurunan bendera merah putih dilakukan dengan sempurna.

“Saya berharap pengibaran dan penurunan bendera ini sukses dan juga menjadi contoh yang baik bagi adik-adik yang ingin mencoba tahun depan,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *