November 29, 2022

Habib Rizieq Akan Melakukan Jalur Hukum Mengenai Tewasnya Pengawal

Habib Rizieq Syihab berencana mengajukan gugatan atas konfrontasi pengawalnya dengan anggota Polda Metro Jaya. Imam Besar FPI itu membenarkan akan membongkar kasus tersebut.

Dalam kejadian tersebut, 6 orang pengawal Habib Rizieq tewas pasca baku tembak di tol Jakarta-Karawang KM 50, Senin (7/12) dini hari. Habib Rizieq juga menyebut ini sebagai pembantaian. Berita politik

“Kami sudah komunikasikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa kami akan mengambil tindakan hukum secara prosedural. Kami akan mengejar siapa saja yang terlibat dalam pembantaian ini. Kami tidak akan membiarkan mereka tidur nyenyak,” kata Rizieq dalam rekaman suara yang diterima Kumparan, Rabu (12/9).

Namun Habib Rizieq meminta para pendukungnya untuk abstain dalam kasus ini. Ia menegaskan, proses hukum akan dijaga ketat. Berita hari ini

Pernah saya minta semua orang dan bangsa Indonesia untuk menahan diri, bersabarlah. Kami memperlakukan ini dengan elegan, mengikuti prosedur hukum yang ada. Karena itu, lebih baik jika prosedur hukum diupayakan. – Habib Rizieq.

“Insya Allah semuanya akan ditemukan, siapa yang melakukan pembongkaran di lapangan kepada siapa pun yang ada di belakang otak. Kami semua akan mengungkapkan ini. Tetapi jika Anda emosional, jika Anda bertarung secara individu, Anda akan dikuburkan dan tidak akan pernah diungkapkan. Saya tanya lagi. Sekali sabar sabar ”, imbuhnya.

Usai memastikan rekaman suara tersebut, kuasa hukum FPI Aziz Yanuar membenarkan bahwa itu adalah suara asli Habib Rizieq. Ia menduga Megamendung disambut tak lama sebelum dimakamkan dan dimakamkan 5 pengawal Rizieq. Berita Terkini

“Mungkin saat pemakaman,” kata Aziz Kumparan, Rabu.

Read More: Polisi Menyuruh Semua Video Azan Jihad Ditake down

Di Megamendung, Rizieq memiliki pondok pesantren bernama Markaz Syariah. Lima pengawal Habib Rizieq dimakamkan di sana.

Saat ini, pembunuhan pengawal dan polisi Habib Rizieq sedang dilakukan polisi. Kadiv Propam Polri Inspektur Jenderal Pol Ferdy Sambo mengatakan, menurut Kapolri Jenderal Idham Azis, kasus tersebut akan dipublikasikan secara transparan sehingga bisa menjawab pertanyaan publik. Vitamin dan Suplemen

“Sesuai arahan Mabes Polri, tim harus hebat, cepat dan yang terpenting, hasilnya transparan dan bertanggung jawab serta mampu menjawab keraguan masyarakat”, kata Ferdy dalam catatannya, Rabu (14/2). 9/12).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *