November 30, 2020

Inilah penjelasan polisi mengenai pembunuhan anak 9 tahun yang bela ibunya di perkosa

Pelaku pembunuh bocah berusia 9 tahun di Langsa, Samsul (41), meninggal dunia karena sesak napas di tahanan Polsek Langsa, Minggu (18/10/2020).

“Dia mengeluh sesak napas pada Sabtu pagi. Suhu badan 36,7 derajat, tegang 97% dan mendapat infus semalam. Dia dirawat di RSU Langsa,” ujarnya. Kepala Badan Reserse Kriminal Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo.

Menurut Arief, jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Berita hari ini

“Kata dokter dia meninggal. Lalu, jenazahnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Arief.

Read More: Jumat di Istana Negara BEM Seluruh Indonesia Akan Demo Tolak Omnibus Law

Seperti diberitakan sebelumnya, Samsul ditangkap atas tuduhan pembunuhan terhadap R (9).

R hendak membantu ibunya yang berinisial DA saat Samsul hendak diperkosa. Berita Terkini

R diketahui bangun dari tidurnya saat mendengar keributan. Sang ayah, pada saat kecelakaan itu, tidak ada di rumah karena sedang memancing.

R sembarangan membantu ibunya melawan Samsul. Sayangnya, Samsul berani membunuh R dan membuang tubuhnya ke sungai.

Viral di media sosial

Kasus ini menjadi viral di media sosial dan mengutuk tindakan penulis tersebut. Dari penulusuran Kompas.com, Samsul adalah mantan pelaku berulang dalam kasus pembunuhan. Berita politik

Sementara itu, dikutip Serambinews.com, Samsul ditangkap di lapangan sepak bola Gampong Alue Gadeng Kampung, Kecamatan Birem, Aceh Timur, Minggu (11/10/2020) sekitar pukul 09.10 WIB.

Saat ditangkap, pelaku masih memegang parang dan berusaha melawan agen. Vitamin dan Suplemen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *