May 15, 2021

Kronologi WNI diJepang yang mengalami gempa sebesar M7,3

Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter melanda pantai timur Jepang pada Sabtu (13/2/2021) tengah malam.

Badan meteorologi Jepang mengumumkan bahwa gempa terjadi pada pukul 23h08 waktu setempat, di kedalaman 60 kilometer di lepas pantai Fukushima. Berita politik

Episentrum gempa dekat dengan tsunami 2011, yang menghancurkan tiga reaktor nuklir.

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada korban yang terdaftar. Berita hari ini

Salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) yang kini berada di Jepang, Kevin Pramudya Utama angkat bicara soal detik-detik gempa.

Read More: Di Tanggamus, Lampung Air dari Sumur Misterius Banyak Diserbu Masyarakat Untuk DiMinum

Hal itu ia bagikan di akun media sosial Twitter miliknya, @sadness_loop, pada Sabtu (13/2/2021).

“ANJING UMUMNYA GEMPA KECIL DI DOANG GEDE DONG FAK INI MASIH DAMPAKNYA, BANTU FAAAKKKKKK,” tulis Kevin. Berita Terkini

Postingan tersebut juga menjadi viral. Itu direkam, di-retweet 1.900 kali, dikomentari 245 kali dan 4.000 suka.
Gempa itu sangat besar

Saat dihubungi Kompas.com, Minggu pagi, Kevin menceritakan apa yang terjadi padanya saat gempa. Vitamin dan Suplemen

Benar (gempa). Kemarin saya agak takut karena gempa sangat besar. Saya di Gunma, pusat kota ada di Fukushima, jadi bagus karena dekat, “kata Kevin saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Selasa. Minggu (14/2/2021).

Kevin mengatakan gempa terjadi pada pukul 11.07 waktu Jepang.

Saat gempa melanda, Kevin mengaku asyik mengedit foto sebelum terkena gempa M 7.3.

Awalnya, pemuda asal kota Semarang tersebut mendapat notifikasi dari smartphone miliknya yang menyatakan telah terjadi gempa di wilayahnya.

Kevin mengatakan notifikasi tersebut datang dalam bentuk jendela pop-up, bukan SMS.

“Jepang sering gempa dan ada notifikasi. Entah besar dan berlangsung beberapa menit. Saat episentrum terdeteksi, notifikasi berbunyi. Jadi saya tahu awalnya ada gempa karena notifikasi itu, kapan Notifikasi datang, gempa masih ada. Kecil, baru meningkat, “kata Kevin.

“Saya segera mengajak teman-teman saya keluar dan menemukan bahwa semua teman saya di sebelah sudah pergi,” katanya.

Kevin mengatakan dia merasakan gempa besar hanya sekali, sebelum dia merasakan beberapa getaran kecil.

Beruntung, dia dan warga sekitar tempat tinggalnya bukan korban gempa yang tergolong besar itu.

“Di dalam rumah, kondisinya aman, karena gedung baru itu penting. Kemarin semua warga juga berangkat, ”kata Kevin.

Saat berada di negeri Sakura, Kevin mengaku baru pertama kali merasakan gempa besar.

Gempa juga menyebabkan plat kabinet pecah, menyebabkan lindu bergetar.

Selain itu, Anda baru mengetahui bahwa ada speaker di titik-titik tertentu yang akan bermain jika terjadi gempa.

“Saya juga baru mengetahui ada speaker besar yang otomatis menyala saat ada gempa sebesar ini. Tujuannya untuk memperingatkan ada gempa besar dan meminta tempat berlindung,” kata Kevin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *