July 6, 2020

Malaysia di beritakan lockdown dari 18 Maret hingga 31 Maret

Meningkatnya jumlah kasus COVID-19 atau penyebaran virus korona di Malaysia telah membuat pemerintah Malaysia membuat keputusan untuk memblokir alias menutup semua akses ke negara tetangga. Gaya hidup sehat

“Pemerintah telah memutuskan untuk menerapkan perintah kontrol gerakan, dari 18 Maret hingga 31 Maret 2020, di semua negara,” kata Muhyiddin Yassin, Perdana Menteri Malaysia (PM), dalam pesan khusus yang dipublikasikan pada Senin 3/16).

Perdana Menteri Muhyiddin juga melarang warganya untuk berpartisipasi dalam kegiatan luar dan, khususnya, melibatkan banyak orang, seperti kegiatan keagamaan, olahraga, sosial dan budaya.

“Semuanya harus ditutup, kecuali supermarket, pasar umum, toko serba ada yang menjual kebutuhan pokok. Khususnya bagi umat Islam, keterlambatan semua kegiatan keagamaan di masjid dan surau, termasuk salat Jumat,” katanya. Kata Muhyiddin.
Warga bergerak dengan topeng di dekat Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur, Malaysia pada Selasa (9/10/2019).

Malaysia juga terbatas untuk semua orang Malaysia yang bepergian ke luar negeri dan membatasi masuknya turis asing ke Malaysia.

“Bagi yang baru saja kembali dari luar negeri, mereka harus menjalani pemeriksaan kesehatan dan karantina selama 14 hari,” lanjutnya.

Sejauh ini, kasus coronavirus di Malaysia telah mencapai 135 kasus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *