July 5, 2020

Natal sebagai Moment Kasih kepada Sesama Anak Bangsa

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan kembali bahwa bangsa Indonesia terdiri dari ratusan suku, agama, dan banyak tradisi dan adatistiadat yang disatukan dalam NKRI, Pancasila, dan Undang-undang Dasar 1945. Atas dasar hal yang demikian, maka pada hari raya Natal 2019 ini PBNU mengajak semua lapisan masyarakat untuk menjaga persatuan dan menjunjung toleransi. Gaya hidup sehat

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas mengatakan, {memperhatikan perbedaan tersebut, maka konstitusi akan menjamin tiap pemeluk agama untuk melakukan ibadah layaknya keyakinan masing-masing. Robikin menambahkan, oleh sebab itu seluruh bentuk pelarangan beribadah tak dapat dibenarkan.

“Dan (pelarangan itu) yakni perbuatan melawan konstitusi,” ujar Robikin dikala dikonfirmasi, Selasa (24/12).

Robikin juga minta pemerintah untuk menetapkan semua pemeluk agama bisa melaksanakan ibadahnya layaknya keyakinan dan agama masing-masing. Sementara terhadap pemeluk agama lain yang tidak merayakan Natal, ia mau untuk bisa saling menjaga toleransi beragama.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini ingin, masyarakat bisa membangun persaudaraan atas dasar kemanusiaan atau ukhuwwah insaniyyah. ini dapat terbentuk apabila adanya sikap saling menghargai dengan satu dan lainnya, sehingga Indonesia menjadi lebih aman, tentram, makmur, dan berkeadilan.

Helmy juga mengajak semua anak bangsa untuk memaknai Natal sebagai momentum refleksi sehingga agar bisa memberikan rasa cinta yang diberikan kepada seluruh anak bangsa. “Selamat hari Natal dan Tahun Baru 2020, khususnya terlebih untuk semua Saudara-Saudara yang merayakan dan beragama Kristiani di manapun berada, terutamanya yang berada di Negara Republik Indonesia. Semoga Natal tahun ini menjadi Natal yang penuh ketentraman dan membawa banyak kedamaian,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *