December 7, 2022

Pemerintah provinsi DKI soal banjir Jakarta: seluruh Sungai Limpas, dan yang air pasang surut

Banjir membanjiri sebagian Jakarta karena hujan lebat mulai Senin malam (25/2). Memang, beberapa tempat yang sebelumnya jarang terkena banjir telah terendam, seperti daerah Cempaka Putih di kompleks istana kepresidenan. Gaya hidup sehat

Kepala SDA Juaini Yusuf mengatakan bahwa kondisi banjir di Jakarta adalah karena keadaan beberapa pintu air yang dalam keadaan siaga atau waspada. Selain aliran air sungai, banjir diperburuk oleh air pasang surut.
Kepala Badan Sumber Daya Air (SDA), Juaini. Foto: Efira Tamara / reel

“Semua kondisi ini tertunda, semua aliran sungai. Oleh karena itu, pasang surut juga naik lagi. Sekarang jam 11.00 turun. Dari sini kita buka gerbang Manggarai sehingga air ini bisa mengalir ke arah Laut” Juaini kepada Pintu Air Manggarai, Jakarta pada Selasa (25/2).

“Jika tidak ada blok karena mata air sudah tinggi, jika menunggu, itu berarti ketinggian air sudah tinggi. Ini sangat mendasar. Jadi kami kurangi ke laut,” tambahnya.
Banjir di kompleks perumahan Krekot Jaya Molek di Jakarta Pusat. Foto: Helmi Afandi Abdullah / reel

Untuk mengatasi banjir yang masih terjadi di berbagai titik, Juaini mengerahkan 8.000 pasukan. Termasuk genangan air dengan siphon dengan bom.

“(Jumlah staf) berubah di setiap daerah. Ada 800, sekitar 1.000. Jika Anda menambah petugas pompa di lapangan, ada total 8.000,” katanya.
Banjir di Jalan Ahmad Yani di depan pintu tol Cempaka Putih. Foto: Fachrul Irwinsyah / reel

Sejauh ini, kantor SDA masih mencatat wilayah Jakarta yang banjir. Hingga Selasa sore, beberapa area yang dipantau mulai mundur, tetapi Juaini tidak merinci poinnya.

“Kami masih dalam data karena sejauh ini ada daerah yang baru saja mengirim laporan. Karena ada yang sudah mundur, ada yang masih ditahan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *