September 29, 2020

perawat Wuhan membotaki kepala demi mencegah infeksi dari virus Corona

Wabah virus Corona yang menyerang Wuhan di provinsi Hubei di Cina membuat dunia waspada. Tidak hanya orang-orang Cina, tetapi juga negara-negara tetangga telah mengantisipasi bahwa penyebaran virus ini tidak lagi menyebar luas. Ini karena virus Corona dianggap mengkhawatirkan dan dapat mengancam kehidupan manusia. Dengan gejala yang tampak sederhana pada pandangan pertama, virus ini bisa tiba-tiba membuat orang yang dikontrak merasa lemah dan tidak sadar. Gaya hidup sehat

Menurut data resmi WHO per 26 Januari 2020, jumlah kasus Corona telah meningkat sebanyak 694 kasus, dari 1.320 orang yang terdaftar sebelumnya yang terjangkit penyakit ini. Bahkan dengan kondisi ini, pemerintah Cina mendesak warganya untuk tidak bepergian ke luar rumah sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Di tengah-tengah situasi ini, bantuan dari staf medis adalah hal yang perlu. Para dokter dan perawat Wuhan bekerja terus menerus untuk memberikan tindakan terbaik bagi pasien.

Sebagai bagian yang dapat diandalkan, tentu saja, dokter dan ahli kesehatan juga harus memastikan keselamatan dan tubuh mereka. Ini karena virus Corona dapat menyebar di udara dan menyerang sistem pernapasan manusia. Juga untuk meminimalkan infeksi virus Corona, salah satu perawat di Rumah Sakit Renmin Universitas Wuhan bersedia mencukur rambutnya.

Dilansir oleh brilio.net, Selasa (28/1) dari thestar.com, perawat itu adalah seorang wanita bernama Shan Xia. Ibu dua anak itu memutuskan untuk memakai kepalanya untuk menghindari infeksi pasien dengan virus Corona. Pekerjaan yang mengharuskannya untuk terus berinteraksi dengan para pasien berarti bahwa Shan Xia tidak ingin dihalangi oleh rambutnya yang panjang. Dia juga mengungkapkan bahwa ini dilakukan untuk membuatnya lebih mudah untuk memakai atau melepas pakaian pelindung. Dengan rambut botak Anda, Anda dapat menghemat waktu saat memegangnya.

Selain itu, Komisi Kesehatan Nasional setempat juga mengatakan telah mengorganisir tim yang terdiri dari 959 petugas kesehatan dari 7 provinsi dan kota untuk melakukan perjalanan ke Wuhan. Ini dilakukan untuk mencegah infeksi. Selain itu, tim manajemen juga dikirim untuk memantau berfungsinya sistem administrasi untuk menghentikan penyebaran virus Corona.

Menteri Komisi Kesehatan Nasional, Ma Xiaowei, juga mengatakan bahwa 1.600 dokter akan dikirim ke daerah yang terkena virus Corona di provinsi Hubei. Di sisi lain, pihak berwenang juga mengoordinasikan persediaan yang dibutuhkan untuk mengendalikan berjangkitnya virus Corona.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *