November 30, 2020

seorang perwira Marinir TNI Al dibegal hingga berdarah

Bersepeda menjadi semakin populer di masyarakat. Apalagi saat pandemi COVID-19 merebak. Ternyata, bersepeda saat ini menjadi sasaran empuk para penjahat.

Kejadian ini baru-baru ini dialami oleh seorang perwira TNI AL, Kolonel TNI AL Pangestu Widiatmoko, saat bersepeda di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/10) sekitar pukul 06.45 WIB. Berita hari ini

Berdasarkan video yang beredar, korban terlihat mengalami luka di kepala hingga berdarah. Jadi inilah ulasan lengkapnya.

Korban Kolonel TNI AL Begal Saat Bersepeda

Laporan unggahan ke Instagram @ cetul22 memperlihatkan status Kolonel TNI AL Pangestu Widiatmoko, sesaat setelah menjadi korban perampokan. Ia terlihat duduk di jalan, dibantu beberapa tetangga yang melintas. Berita Terkini

Menurut informasi, saat itu korban sedang melintasi Jalan Medan Merdeka Barat tepat di bawah catwalk (JPO). Tiba-tiba, pencuri itu datang dengan mengendarai sepeda motor dan berusaha merampas tas milik korban yang berisi ponselnya.

Read More: Pesan Aurel: Yoga Aja biar Calm, Anang Terkena Masalah Ginjal hingga Penebalan Jantung

Terjadi tarik tambang antara korban dan pelaku. Korban terjatuh dari sepedanya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sobekan di pelipis kiri dan memar di bagian belakang kepala. Berita politik

Dalam video yang beredar, terlihat korban tergeletak di tengah jalan dengan darah di kepalanya. Penyerang yang berhasil mengambil barang berharga milik korban melarikan diri ke Jalan Sudirman. Aparat kepolisian dan keamanan yang lewat segera membantu Kolonel TNI AL Pangestu Widiatmoko dan membawa korban ke RSAL untuk dirawat.

Saat dihubungi, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kompol Budiarta, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, polisi mengatakan sedang mengejar pelaku penyerangan terhadap seorang perwira TNI. Vitamin dan Suplemen

“Iya betul (ada perampokan pengendara sepeda), kami sedang melakukan penyidikan,” ujarnya seperti dikutip Antaranews, Selasa (27/10).

Warganet menyebutnya sebagai pena pelaku

Setelah video seorang TNI Marinir menjadi korban kejahatan viral di media sosial, netizen mengaku merasa kasihan pada pelaku karena menyebut dirinya salah sasaran.

“Kupon emas ke neraka untuk pencuri, menunggu marinir pindah,” kata @ ismail.cahya

“dan akhirnya pencuri tidak bisa tidur dengan tenang :)” kata @wulandrhs.

“Jambretnya sedang menguji jeroan,” tulis @lusi_luhulima.

“Maaf buat jambret setelah melihat berita ini, saya langsung stres karena tidak bisa tidur nyenyak,” kata @adelezlfa.

“Mungkin sekarang pencuri berpikir mereka bisa bebas melakukan pencurian dan bisa merugikan orang
tapi tidak lama lagi dia akan bersekolah di Mako Marines, “tulis @ Hendironhand.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *