April 21, 2021

Untuk Kendalikan Perubahan Iklim RI Butuh Sebesar US$3.461 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan komitmen Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim. Untuk itu, pemerintah membutuhkan anggaran jangka panjang yang sangat besar.

Perubahan iklim, kata dia, merupakan masalah serius yang dihadapi semua orang, termasuk Indonesia. Sebab, dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga pada masalah pembangunan yang berdampak pada sektor keuangan, ekonomi dan keuangan. Berita politik

Pengendalian perubahan iklim masuk dalam prioritas nasional keenam dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Program prioritasnya adalah meningkatkan kualitas lingkungan, meningkatkan ketahanan terhadap bencana dan perubahan iklim serta pembangunan rendah karbon.

Read More: Democratic Coup Question, Ibas: Do Not Fight Me with Mas AHY

Berdasarkan Second Biennial Update Report (menurut BUR) 2018, Sri mengatakan Indonesia membutuhkan dana untuk pengendalian perubahan iklim sebesar Rp 3.461 triliun pada tahun 2030. Berita hari ini

Artinya, kita membutuhkan setidaknya INR 266,2 triliun setahun, ”kata Sri dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 5 Maret 2021.

Terkait kebutuhan anggaran ini, dia menegaskan APBN hanya bisa menutupi sekitar 34 persen atau Rp 86,7 triliun per tahun. Ini menghasilkan pelabelan anggaran iklim (CBT) 2016-2020. Berita Terkini

Ia melanjutkan, anggaran perubahan iklim rata-rata mencapai 4,1% dari APBN. Selama lima tahun terakhir, 88,1% dari total anggaran untuk perubahan iklim telah dihabiskan untuk infrastruktur hijau, yang berperan sebagai penggerak perekonomian, sekaligus modal utama transformasi ekonomi hijau.

Namun, dia menegaskan, Indonesia masih memiliki kesenjangan pendanaan yang serius untuk memenuhi target kebutuhan pembiayaannya. Dukungan finansial yang sangat signifikan dibutuhkan untuk meningkatkan ketahanan iklim di Indonesia.

“Untuk membantu pembiayaan perubahan iklim, pemerintah menerbitkan Green Sukuk pertama kali di pasar global pada 2018 senilai total $ 1,25 miliar dengan underlying berupa green project di kementerian atau lembaga,” ujarnya. Vitamin dan Suplemen

Jadi, kata Sri, pengendalian perubahan iklim membutuhkan dukungan dan komitmen yang kuat. Keseriusan dan rasa saling percaya untuk mampu memitigasi dan beradaptasi dengan perubahan iklim menjadi kunci utama keberhasilan upaya global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *