December 15, 2019

HOME

berita

ET alias NY tega membunuh anaknya yang baru lahir

ET alias NY tega membunuh anaknya yang baru lahir

ET adalah seorang yang disebut dengan single parent, dengan keji membunuh bayi karena ayah daripada bayi itu meninggalkan mereka berdua. ET dalam siaran pers mengatakan sebab dibunuhnya bayi tersebut “Karena kebencian saya untuk dia (ayah sebenarnya dari bayi),” di Mapolres Karawang, Jumat (2019/12/13). Selain itu, ET mengatakan, ia harus melakukannya karena kebutuhan ekonomi.


Hutang – hutang yang belum dibayar banyak ditagih oleh kreditor. Ia tidak mendapatkan cukup untuk membesarkan anak-anak mereka. Di lain sisi, Bimantoro Kurniawan yang merupakan Polisi Kriminal AKP Karawang mengatakan ET membunuh bayi karena malu kepada kenyataan bahwa anak tersebut lahir diluar kawin. Belum lagi dimana keberadaanya sekarang ayah dari bayi tidak diketahui sampai sekarang. Bimantoro mengatakan, ET telah berusaha untuk membatalkan kandungannya dengan minum beberapa minuman herbal.


ET bahkan melakukan proses persalinan tanpa bantuan medis. Dia kemudian melemparkan bayi itu di tumpukan jerami di halaman belakang rumahnya. Kejadian ini terjadi pada Selasa tanggal 22 November 2019. Bayi itu kemudian ditemukan warga pada Rabu 23 November 2019 dalam keadaan terlilit kain didalam kantong plastik hitam . Bayi malang itu ditemukan dia sudah mati. “Dalam hasil perundingan masyarakat tercapailah suatu persetujuan, bayi dimakamkan tidak jauh dari tempat ia menemukan” kata Bimantoro Kurniawan yang merupakan Polisi Kriminal AKP Karawang dengan menunjukkan deretan bukti material dan dokumentasi dari penemuan foto dari bayi yang mati dalam siaran pers atas pembunuhan bayi di Mabes Polri Karawang, Jumat 13 Desember 2019.


Deretan bukti material dan dokumentasi fotografi dari penemuan mayat bayi kemudian ditunjukkan dalam siaran pers di Mapolres Karawang Bimantoro Kurniawan yang merupakan Polisi Kriminal AKP Karawang dengan , Jumat 13 Desember 2019. Dari otopsi menunjukkan fakta bahwa ditemukan adanya belakang tengkorak bayi yang mengalami keretakan. “itu seharusnya yang menyebabkan kematian bayi. Karena tulang dada diperluas, sehingga bayi lahir hidup,” kata polisi. selanjutnya, demi penelitian tambahan maka penangkapan ET di rumah di Banyusari, Kabupaten Karawang dilakukan dengan langsung dan cepat dan ET juga mengakui bahwa ia bersalah atas apa yang terjadi pada anaknya tersebut.


Kata Polisi Buntu Karawang juga memastikan beberapa tes, termasuk sarung, selimut, hitam kantong plastik, dan rempah-rempah dan sisa – sisa dari jamu yang dulunya digunakan untuk tindakannya. karena tindakannya itu maka berdasarkan Pasal 80 ayat (3) dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Februari 2002 mengenai perlindungan anak menyatakan bahwa ET dihukum dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.

berita

Menghitung kesempatan Timnas untuk lolos

Menghitung kesempatan Timnas U-23 Indonesia untuk lolos ke Semifinal

Tim Nasional Indoensia (TimNas)
Tim Nasional Indonesia (TimNas)

Timnas Indonesia berhasil kembali ke perebutan / persaingan untuk lolos pada Grup B Sea Games 2019 setelah menang besar atas Brunei 8-0 di babak keempat dari grup B tim SEA sepak bola di 2019, Minggu (01/12/19). Menghadapi tim terlemah DI Grup B, Timnas U-23 Indonesia tampaknya mendominasi pertandingan dari awal. Timnas Indonesia U-23 bermain menyerang dari awal pertandingan.

Hasil akhir anak-anak asuh Sjafri Indra menang dengan skor telak 8-0. Striker Persebaya, Osvaldo Haay menjadi bintang dengan mencetak hattrick di pertandingan ini. Kemenangan telak menjadi penting bagi Timnas Indonesia U-23. Karena, selain delapan gol, Indonesia memiliki selisih gol melebihi milik Thailand. Indonesia telah berhasil menembus peringkat kedua pada klasemen sementara dengan mengoleksi 9 poin dengan memiliki selisih gol 10. Sementara Thailand yang juga menang 2-0 atas Laos jatuh ke posisi ketiga dengan selisih gol sebanyak 11 dan mengoleksi 9 poin. Sementara itu, Vietnam bertengger di puncak dengan 12 poin. Indonesia, Vietnam dan Thailand masih dalam kompetisi untuk berebut dua tiket ke semifinal di pertandingan terakhir. Pertandingan terakhir Timnas U-23 akan melawan Laos sementara Thailand akan menantang Vietnam pada Kamis (05/11/19).

Timnas mencetak gol
Timnas mencetak gol

Untuk memastikan Indonesia lolos ke Semifinal SEA Games 2019, ada beberapa skenario yang bisa dilakukan oleh Timnas Indonesia. Skenario pertama, Indonesia perlu menang atas Laos. Tidak hanya kemenangan biasa, Indonesia harus mencetak gol cukup banyak.

Karena babak Grup SEA Games menggunakan sistem perhitungan pada selisih gol untuk menentukan posisi di peringkat. Jika Thailand bisa mengalahkan Vietnam dan Indonesia berhasil memetic kemenangan atas Laos, maka selisih gol jadi penentu. Saat ini, Indonesia memiliki selisih +11 gol, +13 untuk Vietnam dan Thailand +10. Untuk mengamankan posisi runner-up, kesempatan bagi Indonesia cukup besar. Oleh karena itu, lawan Indonesia, Laos, di atas kertas jauh lebih mudah daripada yang akan dihadapi oleh Thailand, yaitu pemilik puncak klasemen Vietnam. Sebuah kemenangan 2-0 atas Laos cukup aman untuk meloloskan Indonesia ke semifinal SEA Games 2019.

Timnas Vs Laos
Timnas Vs Laos

Selain skenario di atas, ada skenario lain yang lebih mudah untuk Tim Nasional Indonesia U-23. Indonesia hanya cukup memetic hasil imbang atas Laos asalkan di pertandingan lain yaitu Vietnam dan Thailand harus juga bermain dengan hasil imbang.

berita

Lippo Grup Jual Saham OVO

Lippo Grup Jual Saham OVO

Kabar wow dan sekaligus mengejutkan datang dari Lippo Grup. Raksasa bisnis ini mengatakan telah menjual sebagian saham OVO yang awalnya dikendalikan oleh PT. Visionet International. Bukan tanpa alasan, Lippo mengambil tindakan ini dikarenakan telah tidak kuat untuk “membakar uang” karena memberikan diskon / cashback secara besar alias jor-joran.

Pendiri Lippo Grup Mochtar Riady akhirnya mengakui bahwa ia telah mengurangi jumlah kepemilikan saham OVO. Sejauh ini Lippo Grup telah menjual 70% sahamnya yang artinya hanya memiliki saham OVO sebesar 30% “Bukan melepas, adalah kita menjual sebagian. Sekarang kita tinggal sekitar 30% atau satu pertiga. Jadi dua pertiga sudah kita jual, “kata Mochtar dalam acara Indonesia Digital Conference (IDC), Kamis (28/11/2019). Dia menjelaskan, Lippo Grup hampir tidak sanggup lagi untuk terus dapat membakar uang untuk meningkatkan/membesarkan perusahaannyas ehingga ditemukan solusiberbagi beban dengan investor lain. “Alasannya, terus bakaruang bagaimana kami kuat,” lanjut dia.

Ovo
Ovo

Presiden ovo Karaniya Dharmasaputra menyebutkan dalam dunia start-up, investor sering sekali mengalami dilusi jika tidak mendapatkan suntikan modal di perusahaan tersebut. “Misalnya kalau saya invest ada dua pilihan ketika company membutuhkan capital baru, apakah saya ingin menambah kepemilikan modal saya atau saya memilih tidak ikut menambah kepemilikan modal. Kalau saya tidak ikut otomatis saham saya terdelusi,” kata dia di kesempatan yang sama. Selain itu, istilah bakar uang dianggap lumrah dalam dunia teknologi, tetapi sangat berbeda dibandingkan dengan bisnis tradisional. Tujuan dari membakar uang ini sebagai tindakan mendidik konsumen tentang produk yang disediakan oleh perusahaan.”Semua perusahaan teknologi melakukan upaya mengedukasi publik untuk mereka menggunakan teknologi” katanya.

Selain itu, Presiden Direktur PT Multipolar Tbk. (MLPL) dan direktur Lippo Grup Adrian Suherman mengatakan komitmen untuk menyukseskan OVO hingga saat ini masih tetap akan diteruskan untuk menjadi perusahaan FinTech uang elektronik Indonesia. Suherman Adrian menambahkan melalui membuka peluang untuk mitra untuk mendukung OVO, kami tetap percaya bahwa OVO dapat tumbuh dan berkembang. Komitmen besar kami untuk membawa mitra baru adalah bahwa OVO terus meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Uncategorized

Hello World

welcome to jojokw.net